Selasa, 23 Agustus 2016

Kainama: Masih Sulit Prediksi Angka Partisipasi Masyarakat Pada Pilkada 2017

Kainama: Masih Sulit Prediksi Angka Partisipasi Masyarakat Pada Pilkada 2017
Masih Sulit Prediksi Angka Partisipasi Masyarakat Pada Pilkada 2017
Ambon, Bedah Nusantara.com: Partisipasi Masyarakat dalam mensukseskan sebuah pesta demokrasi, selalu menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa dikatakan ringan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak terkecuali KPU Kota Ambon.

Tingkat Partisipasi masyarakat yang baik dan selalu meningkat menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah proses demokrasi baik dalam konteks pemilihan Legislatif, Pemilihan Kepala Daerah, bahkan Proses pemilihan Presiden juga.

Menganai persoalan ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, sampai saat ini belum bisa memprediksikan angka partisipasi masyarakat pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Ambon yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017 nanti. Demikian penegasan Ketua KPU Kota Ambon Marthinus Kainama diambon.

Diterangkan Kainama, saat ini KPU sedang evaluasi data pemilih jadi belum bisa untuk prediksikan angka partisipasi Masyarakat pada pilkada 2017, nanti setelah selesai, dan dilihat apakah meningkat atau menurun dari Pemlihan terakhir.

"Dilihat dari angka partisipasi pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 di Kota Ambon mengalami penurunan dan hanya mencapai 64,56 persen dibandingkan Pemilihan Legislatif (Pileg) mencapai 70 persen, ini merupakan acuan bagi KPU Kota Ambon untuk di tahun 2017 ini akan mengalami peningkatan,"Jelasnya

Untuk lebih rinci dalam mngetahui angka partisipasi itu, KPU Kota Ambon juga sedang mengadakan Bimbingan Teknis(Bimtek) bagi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang berasal dari 5 Kecamatan di kota Ambon, agar dalam menjalankan tugasnya PPDP telah mengetahui apa yang haru dikerjakan. Ujarnya

"PPDP ini merupakan tenaga sukarela, yang membantu pemutakhiran data, dan ini sangat penting untuk dilakukan karena saat ini banyak pemilih pemula dan ada pemilih baru di satu wilayah tertentu, dan juga terdapat perubahan jumlah pemilih di satu wilayah, karena proses perpindahan tempat tinggal, pertambahan usia dan sebagainya, sehingga harus dilakukan pendataan
ulang,"Tuturnya

kainama menambahan, tugas PPDP ini mengecek jumlah pemilih di masing­masing kecamatan sesuai dengan DP4 yang ditetapkan, sedangkan pemilih yang belum terdata harus didata kembali.

"Nantinya setelah PPDP selesai dalam prosesnya, kita akan melakukan evaluasi hasil pendataan dan akan ditetapkan angka partisipasi Masyarakat pada Pilkada 2017 mendatang,"Tutupnya (BN-05)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Kainama: Masih Sulit Prediksi Angka Partisipasi Masyarakat Pada Pilkada 2017 Rating: 5 Reviewed By: bedahnusantar