Selasa, 14 Agustus 2018

DPD dan DPR RI Dapil Maluku Bersaing Ketat

DPD dan DPR RI Dapil Maluku Bersaing Ketat
Ambon, Bedahnusantara.com: Bedasarkan Pemantauan kami pada data Daftar Calon Sementara (DCS) yang telah dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Maka setelah kami melakukan kajian dan analisa terbatas dengan mengkomparasi data Pemilu Legislatif (Pileg) 5 tahun lalu, ditambah dengan  perkembangan iklim Pilkada pada sebelas Kabupaten/Kota di Maluku dan yang terakhir yakni Pilgub Maluku 2018.

Maka kami  mendapatkan satu gambaran terhadap ketatnya persaingan untuk menuju senayan baik itu bagi Dewan Perwakilan Rakyat  (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Demikian diungkapkan oleh Direktur Wilayah Timur Lembaga Survey Parameter Research dan Consultant, Edison Lapalello kepada Media ini diruang kerjanya  di Ambon (14/8).

Dikatakan Lapalello, memang untuk DPR RI, seringkali ada stigmatisasi yang mengatakan bahwa ada partai yang seolah telah menjadi langganan tetap, misalnya Partai PDI-P dan Golkar.

Menurutnya, kita mengetahui secara bersama hari ini keempat kursi DPR RI tersebut memang dimiliki oleh empat partai besar yakni PDI-P (Mercy Barens), Gerindra (Amry Tuasikal), Golkar (Edison Betaubun), dan PKB (Rohany Vanat). Akan tetapi berdasarkan konfigurasi Bacaleg hari ini untuk DPR RI di Daftar DCS milik KPU, ternyata faktor ID Partai dan Personal Branding dari setiap Bacaleg  memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar bagi kepemilikan kursi di senayan nanti.

“ Faktor ID Partai dan Personal Branding sangat berpengaruh bagi kepemilikan kursi di senayan pada lima tahun mendatang, hal ini telihat pada misalnya Partai Nasdem, yang hari ini berdasarkan data dan analisa terbatas kami, didapati fakta bahwa Partai ini (Nasdem) mempunyai peluang yang cukup besar untuk memperoleh kursi di senayan, yang disebabkan oleh Bacaleg partai tersebut memiliki faktor History kekuasaan dan Elektoral yang sangat kuat,” Jelasnya.

Disamping itu tambahnya, Partai PPP,PKS,Demokrat dan Perindo juga memberikan konfigurasi Bacaleg yang tidak dapat dipandang sebelah mata oleh partai-partai yang diklaim sebagai langganan tetap di senayan.

Terkait persoalan DPD RI, Lapalello mengakui, bahwa pihaknya memiliki hasil yang cukup mencengangkan, pasalnya dari data dan hasil konfigurasi serta analisa terbatas yang dilakukan oleh pihaknya, didapati bahwa tingkat persaingan dalam hal perebutan kursi DPD RI di 2019 nanti akan sangat ketat antara pihak Incumbent melawan para pendatang baru.

“  kami juga melakukan komparasi data dengan pola yang sama dengan DPR RI, maka kami dapat memberikan sebuah statmen bahwa, jika dari keempat senator (DPD RI) yang ada saat ini tidak melakukan treatmen secara baik dan maksimal, maka bukan tidak mungkin kepemilikan kursi DPD RI yang ada bakal digeser oleh para calon senator pendatang baru,” Papar Lapalello.

Seperti yang kita ketahui saat ini terangnya, untuk kursi DPD RI di miliki oleh empat orang senator Incumbent yakni, Nono Sampono, Novita Anakota, Hj. Anna Latuconsina,dan Prof John Pieris.

Akan tetapi  secara pribadi dapat saya katakan “ bahwa hanya ada satu nama yang berpeluang besar mempertahankan kursi kesenatorannya di DPD RI, sedangkan yang tiga lainnya berpeluang besar untuk tergantikan oleh para senator pendatang baru” tegas Lapalello.

Hal tersebut tidak lepas dari faktor History, Iklim politik dan juga keterikatan emosional dari para Incumbent dengan perkembangan politik saat ini, selain itu hal ini juga ditambah dengan adanya irisan-irisan kepartaian dan kekuasaan yang turut memberikan pengaruh besar terhadap elektabilitas keempat senator Incumbent ini.

Olehnya, sekali lagi saya tegaskan, “ Jika ke empat senator baik DPR RI dan DPD Ri yang ada, tidak melakukan kerja-kerja Ekstra, maka akan sangat berpeluang besar untuk digeser oleh pendatang baru,” tutupnya. (BN-08)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: DPD dan DPR RI Dapil Maluku Bersaing Ketat Rating: 5 Reviewed By: Unknown