Kamis, 14 Maret 2019

Pelantikan Gubernur Maluku Yang Baru Akan Segera Terlaksana

Lapalelo: Pelantikan Gubernur Baru Akan Segera Terlaksana
Ambon, Bedahnusantara.com: Persoalan dan dinamika terkait belum dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku terpilih, Irjen Pol Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Ir. Barnabas Orno. Menimbulkan beragam reaksi dan komentar.

Sejumlah kalangan baik, Politisi, akademisi, dan masyarakat umum lainnya, mulai menyuarakan pendapatnya dipublik, baik lewat media cetak dan elektronik, juga media Online dan media sosial  lainnya.

Menanggapi fenomena tersebut, Direktur Wilayah Timur Lembaga Survey Parameter Research dan Consultant, Edison Lapalello kepada Media ini diruang kerjanya.

Menurut Lapalelo, selaku masyarakat Maluku tentunya saya merasa kecewa, sebab kami mengharapkan proses pelantikan Gubernur Maluku, Irjen Pol Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Ir. Barnabas Orno dapat berlangsung sesuai mekanisme, yakni pada akhir masa pemerintahan Ir. Said Assagaf.

" kekecewaan ini tentunya sangat beralasan, sebab berdasarkan informasi yang berhasil kami himpun, bahwa proses pelantikan  Gubernur Maluku, Irjen Pol Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Ir. Barnabas Orno, akan berlangsung pada tanggal 11 Maret 2019, akan tetapi kemudian mengalami penundaan menjadi tanggal 13 Maret 2019, akan tetapi lagi-lagi hal itu batal terealisasi, namun ada info baru bahwa, pelantikan tersebut akan terlaksana seusai pemilihan umum (PEMILU) ". Ungkapnya.

Akan tetapi selaku Consultan politik, lanjut Lapalelo, saya ingin mengatakan begini, bahwa; alangkah baiknya kita semua mengambil makna dan pesan dari peristiwa ini, sebab tidak ada pihak yang boleh kita salahkan, mengapa? Karena semua ini tentunya memiliki alasan yang kuat dan perlu kita cermati secara bijaksana.

" Kita jangan kemudian memakai fenomena ini untuk saling menyalahkan dan bahkan saling menuding, bahwa pihak ini dan pihak itu yang paling atau harus bertanggung jawab. Jangan pula kita kemudian menyebarkan sebuah prespektif buruk kepada masyarakat, yang memberi pesan seolah-olah, pemerintahan Jokowidodo tidak mempedulikan Maluku, atau bahkan kita menyatakan bahwa pihak Pemerintah Daerah dan DPRD Maluku, sebagai pihak yang gagal dan lemah dalam memperjuangkan hal ini, serta ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menghambat atau menggagalkan proses ini," terang Lapalelo.

Saya berpendapat, Lanjutnya, alangkah lebih bijak jika kemudian semua elemen masyarakat yang ada di Maluku, mulai menyadari peran dan fungsinya masing-masing secara profesional, sehingga tidak ada pihak yang kemudian mencoba memainkan atau bahkan mengambil peran orang lain, dan kemudian membuat sehingga situasi dan kondisi di Maluku menjadi tidak damai atau aman.

" Mari kita bekerja dan berproses secara Profesional dan bertanggung jawab berdasarkan pada tupoksi kita masing-masing, yakni; biarkanlah dan alangkah baiknya jika pihak ASN bekerja sesuai dengan tupoksi ASN, demikian juga pihak Politisi berkerja sesuai dengan bidangnya, dan bahkan pihak pengusaha pun memainkan perannya sesuai kapasitasnya, sehingga kita tidak kemudian menciptakan sebuah situasi yang semakin memperkeruh suasana," paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait perbedaan pendapat dalam proses berpolitik itu adalah hal yang biasa, akan tetapi alangkah lebih baik lagi jika perbedaan itu dapat kita eliminir, sebab yang akan dilantik nantinya adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, dan bukan Gubernur kelompok tertentu, atau wakail Gubernur partai Koalisi, juga bukan Gubernur milik pengusaha tertentu, melainkan Gubernur milik semua masyaralat Maluku, yang memiliki tanggung jawab melayani semua masyarakat yang ada di provinsi ini.

" Sesungguhnya secara normatif, tidak ada alasan untuk proses pelantikan ini tidak terjadi, akan tetapi kemudian peristiwa ini mestinya memberi kita pesan, dan tugas untuk mengoreksi lagi diri kita, jangan sampai ada hal yang Miss dalam proses ini, sehingga bagi saya jangan lagi polemik ini diperbesar, dan dibuat seolah fenomena yang akan menguncang Maluku. Sebab secara pribadi saya meyakini bahwa pa Murad dan Pa Orno, sedang dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terganggu dengan situasi ini, bahkan Pa Murad berdasarkan info yang kami dapat, beliau memberi pesan bahwa " beliau siap dilantik kapan saja", sehingga jika Gubernur dan Wagub saja tidak menyoalkan fenomena ini, mengapa kemudian kita sebagai rakyat malah berapi-api menciptakan opini dan prespeltif yang miring terkait peristiwa ini," Jelas Lapalelo.

Oleh sebab itu, Lapalelo mengharapkan, agar semua pihak dapat arif dan bijaksana dalam menanggapi fenomena ini, bahkan jika dapat masyarakat Maluku, harus menjadikan momentum ini sebagai sebuah tonggak persatuan, agak kita semakin kompak dan kokoh dalam memperjuangkan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Maluku.

" Kita tentu resah, tetapi baiknya keresahan itu kita ungkapkan dengan cara yang cerdas dan bukan dengan cara yang keras tanpa didasari dengan intelektual serta semangat memajukan Maluku. Sebab informasi yang kami terima pelantikan Gubernur Maluku akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, jika tidak salah pada tanggal 18 Maret 2019 nanti. Olehnya mari kita sambut Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku yang baru dengan sukacita, dan dengan tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada Ir. Said Assagaf dan Bapak Zeth Sahuburua, yang telah mengabdi bagi Maluku lima tahun lamanya, semoga kehidupan kedua bapak kita ini tetap diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," Tandasnya. (BN-08)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Pelantikan Gubernur Maluku Yang Baru Akan Segera Terlaksana Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Nusantara