Senin, 02 Desember 2019

Ekspor dan Impor Maluku Oktober 2019 Alami Peningkatan

Maluku, Bedahnusantara.com: Kepala BPS Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk mengatakan perkembangan ekspor Maluku bulan Oktober 2019 mencapai 26,30 juta atau terjadi peningkatan sekitar 3.280.96 persen dibandingkan ekspor September 2019. 
Ekspor dan Impor Maluku Oktober 2019 Alami Peningkatan
 


"Secara kumulatif nilai ekspor Maluku Januari s.d. Oktober 2019 sebesar US$ 35,42 juta atau mengalami peningkatan sebesar 15,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018," Kata Dumang kepada awak media di Aula Kantor BPS Provinsi Maluku, Senin (2/12).

Menurut Dumang, ekspor Maluku Oktober 2019 berasal dari sektor migas dan non migas. 

Negara tujuan ekspor Maluku pada Oktober 2019 yakni Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, Singapura, Bangladesh dan Malaysia. Ekspor terbesar menuju Korea Selatan senilai US$ 25.57 juta. 

Dumang mengungkapkan total nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Oktober 2019 mencapai US$ 0,85 juta atau menurun 74,44 persen dibanding September 2019. 

"Secara kumulatif nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Ma|uku pada Januari s.d. Oktober 2019 mencapai US$ 14,58 juta atau menurun 36,64 persen dibanding periode yang sama tahun 2018," Ungkap Dumang.

Sementara itu, Dumang menjelaskan perkembangan Impor Maluku bulan Oktober 2019 mencapai US$ 9,54 juta atau meningkat sekitar 86, 59 persen dibandingkan impor September 2019 (US$ 5 ,11) 

"Secara kumulatif nilai impor Maluku Januari-Oktober 2019 mencapai US$ 175, 39 juta atau menurun 62,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018," Jelas Dumang.

Dumang juga mangatakan selama Januari-Oktober 2019 negara asal impor Maluku adalah Singapura, Malaysia dan Korea Selatan. Impor terbesar berasal dari Singapura dengan nilai US$ 132, 37 juta. 

"Komoditi yang diimpor berasal dari sektor migas dan non migas. Komponen migas masih menjadi sektor utama impor Maluku yakni mencapai US$ 154, 86 juta atau sekitar 88, 30 persen," Kata Dumang.

Menurut Dumang, Jenis komoditi barang non migas yang diimpor selama Januari s.d Oktober 2019 yakni Mesin penyembur uap air atau pasir, mesin jet pelempar semacam itu, radiator, pompa cairan, pompa udara, perangkat pembangkit tenaga listrik dan bagiannya. 

Dumang juga menambahkan Impor pada Januari s.s Oktober 2019 melalui Pelabuhan Bongkar: Pelabuhan Yos Sudarso, Pelabuhan Tulehu, Pelabuhan Saumlaki, Pelabuhan Dobo dan Pelabuhan Namlea.

neraca perdagangan oktober 2019 surplus US$16,76 juta.

"Pada bulan Oktober 2019 Maluku melakukan kegiatan ekspor senilai US$ 26,30 juta dan impo senilai US$ 9,54 1m. Hal ini dapat diartikan bahwa maluku mengalami surplus sekitar US$ 16,76 juta pada neraca perdagangan luar negeri. bahwa sepanjang tahun 2018 Maluku selalu mengalami defisit dikarenakan tingginya lmpor barang dari luar negeri. Impor barang tersebut didominasi dari sektor migas," tambah Dumang.

Disisi lain, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri. Tercatat ekspor migas Maluku selama januari s.d. Desember 2018 hanya sebesar US$ 40,70 juta sedangkan Impor migas dari luar negeri mencapai US$ 47855 juta. Pada januari s.d. Oktober 2019 juga mengalami defisit sebesar US$ 139,97 juta walaupun pada bulan Oktober 2019 terjadi surplus namun tidak mampu menutupi besarnya defisit |januari-September 2019. 

"Neraca volume perdagangan luar negeri pada januari-oktober 2019 juga mengalami defisit sebesar 194,46 ribu ton. Hal ini disebabkan besarnya volume impor Maluku (266.45 ribu ton) dibandingkan ekspor sebesar 71,99 ribu ton," tutupnya.(BN-04)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Ekspor dan Impor Maluku Oktober 2019 Alami Peningkatan Rating: 5 Reviewed By: bedahnusantar