Kamis, 25 Juni 2020

SMP Negeri 6 Ambon Terima 432 Siswa Baru Lewat Test Secara Online

Ambon, Bedahnusantara.com: Kalender pendidikan telah ditetapkan, dan kini semua lembaga pendidikan termasuk sekolah telah berbenah diri guna memasuki tahun ajaran baru.
SMP Negeri 6 Ambon Terima 432 Siswa Baru Lewat Test Secara Online


Pintu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020 telah dibuka oleh semua sekolah dalam semua jenjang pendidikan, baik dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan juga Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuaruan (SMK).

Menjadi salah satu sekolah unggulan dan faforit di Kota Ambon, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Ambon, telah membuka pintu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020 sejak tanggal 16 Juni s/d 20 Juni 2020. Yang proses pendaftarannya menggunakan metode Online (Aplikasi), dengan ketentuan para calon siswa mendaftar melalui Webside sekolah www.smpn6ambon.sch.id

Bersadarkan pantuan Media Bedahnusantara.com, tingginya animo para calon peserta didik di Kota Ambon untuk dapat masuk menjadi bagian dari SMP Negeri 6 Ambon, terlihat sangat luar biasa, bahkan pihak sekolah mesti bekerja ekstra keras untuk dapat mengakomodir semua proses pendaftaran (registrasi) yang dimulai sejak tanggal 23 Juni s/d 25 Juni 2020.

Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Ambon, Bpk.S.Timisela,S.Pd ketika dikonfirmasi mengungkapkan; SMP Negeri 6 Ambon telah membuka pintu pendaftaran bagi PPDB, sejak tanggal 16 Juni lalu, melalui proses pendaftaran Online, yang kemudian akan dilanjutkan dengan tahapan registrasi berkas yang dimulai sejak tanggal 23 Juni s/d 25 Juni 2020.

Untuk proses penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kata Timisela, di SMP Negeri 6 Ambon, kami berdasarkan surat keputusan Menteri pendidikan dan dikuatkan lewat Peraturan Walikota Ambon, maka SMP Negeri 6 Ambon membuka pintu bagi PPDB lewat tiga jalur yakni; Jalur zonasi yang ditetapkan berdasarkan domisili peserta didik dan sekolah. Artinya, sekolah bakal diprioritaskan bagi siswa dengan domisili terdekat, ketentuan domisili dibuktikan lewat alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat satu tahun sejak pendaftaran PPDB.

Jalur yang kedua lanjutnya, adalah Jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu. Siswa yang mendaftar lewat jalur ini bisa memilih sekolah di dalam maupun luar wilayah zonasi domisili. Hal ini dibuktikan melalui keikutsertaan siswa dalam program keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah. Orang tua atau wali harus menyertakan surat bersedia diproses hukum jika kedapatan memalsukan bukti.

Sedangkan Jalur yang ketiga ialah Jalur prestasi, jalur ini dapat ditempuh menggunakan nilai ujian sekolah atau ujian nasional, dan hasil perlombaan atau penghargaan di bidang akademik atau non akademik. Karena ujian nasional ditiadakan tahun ini, siswa bisa menggunakan nilai ujian sekolah atau akumulasi nilai rapor.

Disinggung soal jumlah kuota yang diperuntukan untuk PPDB tahun 2020, Timisela mengungkapkan; berdasarkan pengamatan kami, memang terlihat animo yang luar biasa dari para peserta didik baru, bahkan sampai dengan hari terakhir pendaftaran online, jumlah pendaftar pada SMP Negeri 6 Ambon telah mencapai 733 peserta.

Hal ini kata Timisela, menunjukan bahwa SMP Negeri 6 Ambon masih terus menjadi sekolah tujuan yang diminati oleh banyak peserta didik, oleh sebab itu kami tetap mengupayakan agar semua proses dapat berjalan dengan baik, lewat proses verifikasi dan falidasi data yang telah berlangsung sejak selasa kemarin dan akan berakhir pada hari kamis nanti.

" Proses verifikasi dan falidasi data untuk para peserta didik baru, kami lakukan secara ofline (Manual), oleh team panitia penerima PPDB. Akan tetapi semua tahapan Verifikasi dan Falidasi data para PPDB,kami laksanakan secara profesionalitas dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan, sebab saat ini kita tahu bersama bahwa KOta Ambon telah memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pasca pandemi Covid-19 meningkat di Kota Ambon. Sehingga proses Verifikasi dan Falidasi data tersebut kami perketat dengan pola penerapan Protokol kesehatan," Ungkapnya.

Diterangkan Timisela, semua tahpan protokol kesehatan kami jalankan bagi semua orang yang datang kesekolah SMP Negeri 6 Ambon, baik itu Pengecekan Suhu Tubuh, Mencuci Tangan, penerapan penggunaan masker, bahkan menggunakan Hand sanitizer, juga pembatasan orang dalam satu ruangan juga kami terapkan lewat protokol jaga jarak.

" sebelum proses Verifikasi dan Falidasi data dilaksanakan, kami pihak sekolah telah melakukan sterilisasi ruangan dengan menyemprotkan cairan desinfektan, dan memerintahkan panitia penerima PPDB menggunakan alat perlindungan diri lengkap, agar tidak menimbulkan paradigma buruk kepada lembaga ini. Selain itu kami juga menhindari penumpukan orang dengan membuka 4 ruangan registrasi dan Verifikasi data, tetapi tetap membatasi jumlah orang lewat penerapan 10 orang dalam satu ruangan saja," Jelasnya.

Timisela mengungkapkan, terkait kuota Peserta Didik Baru (PDB) yang diterima oleh SMP Negeri 6 Ambon, berjumlah sebanyak 432 Siswa, dan kuota ini kami tetapkan berdasarkan Output kami dari data tahun kemarin.

" Kuota kami sebanyak 432 orang, dan kami sudah memperhitungkan kuota tersebut untuk 4 kelas. Akan tetapi untuk hal ini mesti kami bekerja keras secara profesional lewat Verifikasi dan validasi data, yang kemudian dilanjutkan lewat tahapan seleksi. Hal ini disebabkan oleh begitu besarnya animo peserta didik baru untuk masuk kesekolah ini," Ujarnya.

Untuk proses seleksi itu sendiri tambah Timisela, dikarenakan bertepatan dengan pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, maka tahapan seleksi akan kami lakukan secara aplikasi (Online), dengan cara, para siswa di ambil Nomor kontaknya, yang kemudian kami akan kirimkan link test lewat Aplikasi Whatsaap (WA). disamping itu semua siswa kami anjurkan mendouwnload aplikasi zoom di Laptopnya, sebab proses test juga kami pantau melalui aplikasi zoom.

" Proses seleksinya akan dimulai tanggal 27 Juni mendatang dan dikarenakan bertepatan dengan pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, maka tahapan seleksi akan kami lakukan secara aplikasi (Online), dengan cara, para siswa di ambil Nomor kontaknya, yang kemudian kami akan kirimkan link test lewat Aplikasi Whatsaap (WA). disamping itu semua siswa kami anjurkan mendouwnload aplikasi zoom di Laptopnya, sebab proses test juga kami pantau melalui aplikasi zoom," Tutup Timisela. (BN-08)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: SMP Negeri 6 Ambon Terima 432 Siswa Baru Lewat Test Secara Online Rating: 5 Reviewed By: bedahnusantar
loading...