Komisi II Minta Gustu Covid-19 Kota Ambon Perhatian Operasional Pelaku Usaha

Komisi II Minta Gustu Covid-19 Kota Ambon Perhatian Operasional Pelaku Usaha

Rabu, 18 November 2020,

Ambon,Bedahnusantara.com:Komisi II DPRD kota ambon meminta, gugus tugas penanganan Covid-19 kota Ambon, harus memperhatikan operasional jam malam bagi pelaku usaha.



Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon Harry Far - far kepada wartawan di Balai Rakyat Belakang Soya, Selasa ( 17/11).


Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima ada  pelaku usaha diantaranya, Indo Maret, Alfamidy dan swalayan yang melakukan jam operasional tidak sesuai aturan yang ditetapkan Pemerintah.


"Msalah ini baru kami ketahui dari teman - teman  media, kalau ada pelaku usaha yang melanggar jam operasional yang sudah ditentukan pemerintah sesuai penerapan PSBB," ujarnya.


Dia mengakui, operasional pelaku usaha dari pukul 08.00 Wit hingga pukul 21.00 WIT, karena itu pelaku usaha yang nakal harus diberikan tindakan tegas.


"Mereka harus ditindak tegas, namun anehnya banyak pelaku usaha yang memilih untuk membayar denda dari pada menutup swalayan atau toko yang mereka miliki," paparnya.


Hal ini ini harus menjadi kajian, apakah benar ketika dia lebih dari sekali melakukan pelanggaran tersebut lalu  yang kedua dikenakan tarif yang sama, maka perlu dipertanyakan jangan-jangan omzet mereka itu ketika berjualan itu lebih malam malah melebihi dari nilai denda.


Hal  Ini kata dia, harus jadi perhatian dan referensi bersama terutama oleh gugus tugas. 


"Nanti Minggu depan ini Khan ada pembahasan RKA bersama Pemkot Ambon untuk tahun 2021, nanti disitu baru kita akan bahas soal masalah secara bersama," ungkapnya.


Dia harapkan, peran serta Tim Satgas Covid-19 Kota Ambon agar, tempat usaha taat terhadap aturan yang ada.


"Kalau tidak taat aturan karena, usaha kecil juga taat terhadap aturan yang ada, makanya harus diberikan sangsi yang lebih tegas agar, dapat menjadi perhatian para pelaku usaha," terangnya.


Dia menambahkan, selama ini Indomaret dan Alfamidy tidak patuh terhadap aturan pemerintah.


"Masa untuk Indomaret dan Alfamidi yang sekelas korporasi saja bisa membangkang seperti itu bagaimana. Sedangkan usaha kecil dan menengah semua taat aturan. Harus adil lah. Nanti menimbulkan mosi tidak percaya masyarakat terhadap pemerintah/ Satgas Covid-19. Jangan kesampingkan aturan,"tandasnya ( BN-03)

loading...

TerPopuler