Pemkot Ambon Uji Coba Aplikasi Elsimil

Pemkot Ambon Uji Coba Aplikasi Elsimil

08 September 2021,

Ambon,Bedahnusantara.com:Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaksanakan uji coba aplikasi elektronik siap nikah (Elsimil) (Web dan Mobile Application) dalam mewujudkan percepatan penurunan Stunting di Kota Ambon - Provinsi Maluku.

 Pemkot Ambon Uji Coba Aplikasi Elsimil


Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru mengatakan, dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan produktif serta bisa mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan maka kesehatan masyarakat perlu diperhatikan dengan baik.


"Yang menjadi masalah dalam mewujudkan SDM yang handal adalah belum terpenuhinya kebutuhan asupan gizi keluarga dengan baik sehingga masih terdapat kekurangan gizi kronis pada bayi atau yang disebut sebagai stunting," ujarnya disela-sela uji coba aplikasi elektronik siap nikah (Elsimil) yang berlangsung di Karto Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nusaniwe, Rabu (8/9/2021).


Dia menuturkan, salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah kondisi ibu saat hamil dan melahirkan karena, makin muda usia ibu saat hamil dan melahirkan semakin besar kemungkinan untuk melahirkan anak yang stunting.


Disamping itu lanjut dia, ibu yang melahirkan anemia serta indeks massa tubuhnya rendah dapat mengakibatkan hambatan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi bahkan pola perilaku merokok dan keterpaparan terhadap asap rokok juga memiliki dampak pada gangguan kehamilan dan janin yang mengakibatkan bayi lahir stunting.


"Stunting masih menjadi masalah utama bagi bayi dan anak di bawah usia dua tahun, sehingga perlu dientaskan, karena dapat menhambat generasi emas Indonesia 2045," paparnya.


Selaku Pemkot Ambon pihaknya bersyukur dengan adanya uji coba aktivasi karena dapat mengetahui sejauh mana kesiapan menikah dan hamil terutama masalah stunting.


"Saya berharap aplikasi ini dapat memberikan pendampingan, edukasi dan pengawasan terhadap pengantin sehingga, kita bisa secara bersama mengatasi peningkatan angka stunting di Kota Ambon," harapnya.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Sarles Brabas berharap, ada komunikasi antara Pemerintah Pusat dan Provinsi Maluku dalam mengatasi stunting.


"Pempus harus dapat membantu kita dalam melihat kegiatan masyarakat, saya melihat stunting prioritas negara," katanya.( BN-02)

TerPopuler