AMGPM Laksanakan Pelatihan Kader Jenjang Menengah Tahun 2021

AMGPM Laksanakan Pelatihan Kader Jenjang Menengah Tahun 2021

13 Oktober 2021,

Ambon,Bedahnusantara.com:Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) melaksanakan pelatihan kader jenjang menengah tahun 2021 yang berlangsung di Gereja Maranatha, Rabu (13/10/2021).

 AMGPM Laksanakan Pelatihan Kader Jenjang Menengah Tahun 2021


Ketua AMGPM Daerah Kota Ambon (Dakota) Ambon Ivana Tuhumena mengatakan, pendidikan Kader jenjang menengah tahun 2021 sesuai dengan hasil konferensi daerah (konferda) tahun 2020, dimana dalam realitas AMGPM telah menempatkan diri sebagai sebuah kekuatan sosial yang harus benar-benar dikembangkan dan diarahkan kepada pencapaian tujuan ideal organisasi.


"AMGPM bertugas menyiapkan kadernya agar mampu berperan dalam setiap lingkup tugas dan tanggung jawab karena itu kader yang mampu berpikir dalam gereja masyarakat bangsa dan negara dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya.


Dia menjelaskan, tujuan pendidikan kader AMGPM memberdayakan AMGPM sebagai organisasi kader yang fungsional dan wadah tunggal pembinaan efektif dan produk produktif.


"Memberdayakan kader AMGPM untuk mampu melayani gereja masyarakat bangsa dan negara serta memberdayakan AMGPM dengan sejumlah kapasitas seperti kapasitas moral, intelektual aktif yang transformasi, leader ship, sikap terbuka, toleransi, solidaritas dari ekonomi budaya yang aktif," paparnya.


Dia mengakui, teman-teman yang mengikuti pendidikan kader jenjang menengah di daerah Kota Ambon adalah benar-benar kader yang telah lulus dari pendidikan kader dasar di cabang masing-masing.


"Itu dibuktikan saat registrasi dengan membawa sertifikat pendidikan kader jenjang dasar," terangnya.


Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar AMGPM Kota Ambon Melkianus Sairdekut mengakui, pendidikan kader di AMGPM merupakan salah satu program strategis yang ditetapkan dalam Konferda.


"Pendidikan kader merupakan bagian dari arah dan kebijakan dari skema pengembangan organisasi ini untuk tahun 2020 hingga tahun 2025," terangnya.


Pendidikan kader di AMGPM pada semua jenjang diharapkan tidak hanya berakhir dengan perolehan sertifikat Semata tapi jauh daripada itu dengan mengkonkritkan apa yang telah di dapatkan dalam pendidikan kader tempat kita berada, sehingga kita dapat menjadi garam dan terang dunia.


"Kita dapat mewujudkan kader amgpm yang kuat secara spiritual sehingga dapat melayani gereja dan masyarakat," ungkapnya.


Ditempat yang sama Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan apresiasi kepada AMGPM Daerah Kota Ambon yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan kader jenjang menengah pada saat ini.


"Hal ini menjadi bukti AMGPM Dakota telah menempatkan kader sebagai sebuah kekuatan sosial yang harus benar-benar dikembangkan dan diarahkan pada pencapaian tujuan-tujuan organisasi ini Serta melahirkan kader  AMGPM yang mampu bermisi dalam Gereja, masyarakat, bangsa dan negara dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," katanya.


Dia menuturkan, sebagai wujud kecintaan pihaknya kepada AMGPM Kota Ambon dan misi besar yang di miliki oleh Pemkot Ambon maka, ada beberapa hal penting diantaranya, AMGPM ada dan hidup di tengah-tengah masyarakat karena itu, setiap pergerakan AMGPM harus diselaraskan dengan sosial politik masyarakat dan bangsa di mana masyarakat itu berada.


"Ketika masyarakat dan bangsa sedang bergumul dalam penegakan hukum, maka AMGPM akan terlibat disitu," paparnya.


Selain itu, kata dia, AMGPM Kota Ambon harus mampu menjadi organisasi yang cerdas bisa beradaptasi dengan kondisi yang terjadi saat ini secara internal AMGPM Kota Ambon harus mampu membangun sumber daya manusia yang memiliki knowledge dan skill. 


"AMGPM merupakan salah satu organisasi yang telah melahirkan para pemimpin di samping itu secara eksternal AMGPM Kota Ambon juga harus mampu membangun jaringan bersinergi dengan stakeholder lain untuk menjadi solusi dari berbagai persoalan sosial keadilan perdamaian dan kebangsaan yang sedang terjadi," ujarnya.(  BN-02)

TerPopuler