Tak Capai Target, KONI Maluku Diminta Lebih Fokus

Tak Capai Target, KONI Maluku Diminta Lebih Fokus

13 Oktober 2021,

Maluku, BedahNusantara.Com - Event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, hingga saat ini masih masih berlangsung hingga tanggal 15 Oktober mendatang, dimana Provinsi Maluku masih menempati urutan ke 21 dengan meraih 4 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

Hanya saja capaian medali ini, belumlah sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan awal, yakni 8 medali emas.

Tak Capai Target, KONI Maluku Diminta Lebih Fokus


Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Maluku, Justina Renyaan, kepada awak media di Ambon, Rabu (13/10) mengatakan, dengan adanya kejadian ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku, harus lebih fokus terhadap pembangunan dunia olahraga di Maluku, dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah yang ada.

"Kita (Komisi IV) yang membidangi olahraga, minta perhatian lebih dari KONI Maluku. Kedepan musti memprioritaskan mata lomba yang sesuai dengan karakteristik daerah, supaya bisa kalahkan daerah lain," kata politisi asal Partai Nasdem ini.

Menurutnya, dengan memiliki karakteristik laut yang luas, sudah seharusnya cabang olahraga yang menjadi skala prioritas utama adalah cabang olahraga laut.

"Kita kan daerah kelautan, jadi yang harus diprioritaskan itu seperti dayung, renang dan lainnya," ungkapnya.

Walaupun perhelatan PON XX Papua tinggal menghitung hari, Ia tetap optimis bahwa, para atlet Maluku yang masih tersisa dalam mata lomba tertentu, dapat fokus untuk meraih tambahan medali sebelum berakhirnya event nasional ini pada 15 Oktober mendatang.

"Targetnya kan 8 medali emas, mudah-mudahan sebelum penutupan pada tanggal 15 Oktober ini, perolehan medali bisa bertambah," pintanya. 

Selain tidak adanya kesiapan yang maksimal oleh KONI Maluku, politisi Nasdem dapil VI ini menduga, tidak tercapainya target peraihan medali pada PON XX ini, dikarenakan faktor bonus bagi atlet peraih meraih medali.

"Seharusnya bonus peraih medali sudah harus disampaikan terlebih dahulu, agar para atlet bisa termotivasi, dengan merasa ada satu keterikatan beban moril yang diemban, yakni berjuang untuk maluku," tutupnya. (BN-05)

TerPopuler